Santunan Dhuafa LAZ HSI BERBAGI Bantu 686 Jiwa Penerima Manfaat

By: hardi

Leny Hasanah- SDF

Ekonomi yang terasa begitu menghimpit, meningkatkan permohonan yang masuk pada Program Santunan Dhuafa LAZ HSI BERBAGI 2025. Foto; Dok HSI BERBAGI

Bekasi, hsi.berbagi.id – Program Santunan Dhuafa (SDF) yang dijalankan LAZ HSI BERBAGI terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga 27 Januari 2026, total bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp578.228.000,00 kepada 147 keluarga atau 686 jiwa penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, LAZ HSI BERBAGI menargetkan penghimpunan dana zakat sebesar Rp1 miliar untuk membantu keluarga dhuafa muslim, baik dari kalangan santri HSI AbdullahRoy maupun masyarakat umum non-santri HSI.

Dalam proses pendaftaran, tercatat 529 permohonan bantuan yang masuk. Namun, setelah melalui tahapan seleksi dan verifikasi yang cermat, dengan mempertimbangkan kesesuaian terhadap kriteria program serta amanah para donatur, sebanyak 231 permohonan tidak dapat dilanjutkan. (baca juga; https://hsi.berbagi.id/penyaluran-awal-dimulai-program-sdf-2025-prioritaskan-pemohon-terdampak-bencana)

Sulitnya Ekonomi yang Dihadapi

Selama pelaksanaan SDF 2025, tim mendapati banyak pemohon berada dalam kondisi ekonomi yang sulit, namun tetap menjaga kejujuran dan tidak melebih-lebihkan kebutuhan yang disampaikan.

“Hal ini menegaskan bahwa tantangan pemohon tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga psikologis dan sosial,” ujar Ketua Program SDF LAZ HSI BERBAGI, Abu Saudah kepada hsi.berbagi.id di Bekasi, belum lama ini.

Tantangan terbesar bagi tim SDF adalah menjaga keseimbangan antara empati dan objektivitas. Ragam kondisi pemohon, validitas data,  serta keterbatasan kuota bantuan menuntut tim untuk mengambil keputusan secara adil, berbasis kriteria program, dan tetap berpegang pada amanah muzaki.

Meski program belum sepenuhnya selesai, evaluasi awal menunjukkan bahwa defisit kebutuhan pokok menjadi indikator utama kelayakan penerima bantuan.

”Kepemilikan aset perlu dianalisis secara kontekstual dan utang harus diklasifikasikan berdasarkan urgensi dan peruntukannya. Proses verifikasi berlapis terbukti efektif dalam meningkatkan akurasi keputusan,” tuturnya.

Kepada para pemohon yang masih menunggu proses, LAZ HSI BERBAGI berharap pemohon dapat memahami bahwa setiap pengajuan diproses secara menyeluruh dan penuh kehati-hatian agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan berkeadilan.

Bantu Mereka dengan Zakat

LAZ HSI BERBAGI mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki dan donatur atas kepercayaan yang diberikan. Dukungan Anda menjadi penguat bagi kami untuk terus menyalurkan amanah dengan cara yang adil, profesional, dan penuh kepedulian. Semoga setiap kebaikan yang dititipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi semua.

Setiap dana zakat yang disalurkan melalui LAZ HSI BERBAGI, insyaallah dikelola dengan penuh kehati-hatian dan disampaikan kepada mereka yang benar-benar berhak, sesuai dengan ketentuan syariat dan prinsip keadilan sosial.

Bagi kaum muslimin yang zakatnya telah mencapai nishab dan haul, mari tunaikan kewajiban zakat melalui LAZ HSI BERBAGI sebagai ikhtiar membersihkan harta dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Salurkan zakat Anda melalui:

Bank Syariah Indonesia (BSI)

No. Rekening: 8550000068

a.n. HSI BERBAGI ZAKAT

Konfirmasi Transfer: 0821-1212-1247  

Informasi & Layanan: 0822-2971-0303

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *