Zakat Anda Harapan Mereka
Rp 229.609.274
terkumpul dari Rp 5.000.000.000
Saat Zakat Menjadi Penopang Hidup Mereka
Di setiap waktu, selalu ada saudara kita yang berjuang bukan untuk berlebih, tetapi sekadar bertahan hidup dengan layak. Saat sebagian dari kita merasa aman dengan rezeki yang Allah titipkan, ada dhuafa, armalah, dan guru yang memikul beban hidup dengan keterbatasan yang tak banyak terlihat. Islam hadir bukan hanya mengatur ibadah pribadi, tetapi juga menjaga agar kepedulian tidak berhenti di momen tertentu saja.
Ibnu Hajar Al-‘Asqalani rahimahullah menyebutkan bahwa sebagian salaf menunaikan zakat hartanya di waktu yang mereka pandang paling membawa maslahat, agar kaum fakir dan dhuafa mampu menjalani ibadah dengan lebih tenang.
(Fathul Baari, 13/331)
Ini menunjukkan bahwa zakat adalah instrumen kasih sayang Islam, yang boleh disalurkan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemaslahatan umat—bukan sekadar terikat oleh momentum.
Melalui LAZNAS HSI Berbagi, zakat Anda disalurkan secara terencana dan berkelanjutan, baik sebelum maupun setelah Ramadhan, melalui program Santunan Dhuafa, Armalah, dan Peduli Guru. Penyaluran dilakukan sesuai kebutuhan lapangan, agar manfaat zakat benar-benar sampai pada mereka yang membutuhkan, bukan hanya sesaat, tetapi sepanjang tahun.
Zakat bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi amanah yang mengalirkan keberkahan jangka panjang. Kapan pun Anda menunaikannya, zakat itu menjadi sebab terjaganya kehidupan, terangkatnya kesulitan, dan tersambungnya ukhuwah. Inilah makna zakat yang hidup—tepat sasaran, tepat manfaat, dan penuh tanggung jawab.
Tunaikan zakat Anda melalui LAZ HSI Berbagi.
Salurkan amanah harta Anda melalui lembaga yang mengelola zakat secara profesional, berkelanjutan, dan sesuai kebutuhan umat.
Zakat Anda, harapan mereka—hari ini dan seterusnya.

