
HSI BERBAGI Siap Membangun Masjid Ali bin Abi Thalib di Empat Lawang
Leny Hasanah- Program Pembangunan

Gambar 3d perspektif masjid Ali bin Abi Thalib yang akan dibangun di Empat Lawang, Sumatra Selatan. Foto; Dok Tim Pembangunan HSI BERBAGI.
Empat Lawang, news.berbagi.id – LAZ HSI BERBAGI memprioritaskan pembangunan Masjid Ali bin Abi Thalib di Desa Muara Lintang Lama, Kabupaten Empat Lawang, Sumatra Selatan, sebagai proyek utama Program Pembangunan pada 2026. Saat ini, proyek berada pada tahap perencanaan dan ditargetkan mulai dikerjakan pada Agustus 2026 dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar delapan bulan.
Pengawas Program Pembangunan HSI Berbagi, Muhammad Nur Wahyu, mengatakan pembangunan Masjid Ali bin Abi Thalib menjadi prioritas tahun ini setelah dua usulan proyek lainnya belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan panitia.
Masjid tersebut dirancang memiliki luas bangunan sekitar 169 meter persegi, termasuk area teras, dengan kapasitas sekitar 200 jamaah.
“Hingga saat ini perkembangan pembangunan masih 0 persen, karena kami berada pada tahap perencanaan. Panitia program membutuhkan gambar teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang memadai disesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Wahyu kepada news.berbagi.id, belum lama ini.
Menurutnya, panitia turut mendampingi penerima bantuan dalam penyusunan desain dan RAB agar pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai perencanaan, sekaligus memudahkan proses pemantauan pada setiap tahapannya.
Ia mengakui, tantangan utama yang dihadapi adalah belum tersedianya tim teknis di pihak penerima bantuan. Kondisi tersebut membuat tim Program Pembangunan HSI Berbagi tidak hanya berperan sebagai penyalur bantuan, tetapi juga memberikan pendampingan teknis sejak tahap awal.
“Dalam beberapa kasus, kami harus mengambil peran sebagai konsultan pada tahap awal, agar dokumen perencanaan memenuhi standar sehingga proses pembangunan dapat berjalan sesuai target,” ungkap Wahyu menjelaskan kondisi lapangan.
Bantu Fasilitas Umat
Program Pembangunan merupakan salah satu program HSI Berbagi yang berfokus pada pembangunan maupun renovasi fasilitas umat melalui mekanisme kerja sama dengan lembaga atau yayasan penerima bantuan. Program ini bersifat mengakomodasi rekomendasi dari Direktur LAZ HSI Berbagi dan/atau Ketua Dewan Pengurus LAZ HSI Berbagi.
Dalam pelaksanaannya, HSI Berbagi tidak hanya menyalurkan dana bantuan, tetapi juga melakukan telaah terhadap proposal, meninjau kelayakan desain dan anggaran, serta mengawasi penggunaan dana selama proyek berlangsung.
Program ini mencakup pembangunan gedung baru, pengembangan bangunan, renovasi, hingga rehabilitasi atau perbaikan gedung. Seluruh penerima bantuan diwajibkan memiliki proposal yang representatif, gambar teknis, RAB, pelaksana pembangunan yang komunikatif, serta administrasi yang memadai sebagai bagian dari standar tata kelola program.
Insyaallah, tim Program Pembangunan HSI Berbagi juga tengah ancang-ancang mendukung pembangunan Masjid HSI Boarding School di Sukabumi, Jawa Barat, sebagai bagian dari rencana pengembangan program dan kebutuhan santri di lokasi.
Sebagai catatan. Dalam perjalanannya, sejumlah proyek telah dikerjakan tim pembangunan sebagai realisasi melalui Program Pembangunan HSI Berbagi, di antaranya pembangunan fasilitas sanitasi dan toilet SDN 26 Talamau, Pasaman Barat, pada 2024 melalui dukungan dana CSR PT SMEC Indonesia sebesar Rp68,61 juta, pembangunan Masjid Baabul ‘Ilmi di Mamuju, Sulawesi Barat, senilai Rp200,195 juta, pembangunan Gedung SD MABAS (Ma’had Abdullah bin Abbas) di Cianjur, Jawa Barat, sebesar Rp412,305 juta, serta pembangunan Masjid HSI Al Kautsar di Bekasi, Jawa Barat, pada 2025 dengan nilai bantuan Rp700 juta.
Dengan dimulainya tahapan perencanaan Masjid Ali bin Abi Thalib, HSI Berbagi berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai target dan kelak menghadirkan masjid yang menjadi pusat ibadah, pembinaan, serta kemaslahatan bagi masyarakat Desa Muara Lintang Lama.
Tentunya, dukungan semua pihak, muhsinin, dan para donatur sangat diharapkan agar seluruh rangkaian kegiatan amanah pembangunan yang dijalankan dapat berjalan optimal dan mampu menghadirkan manfaat yang besar bagi umat. (sbn)
Ingin membaca berita selengkapnya?
Baca Lebih Lanjut